Thaharah
Semua umat islam pastinya tahu
apa itu taharah, taharah adalah sarana wajib yang harus dilaksanakan sebelum
salat dan ibadah lain nya, ini adalah makna taharah secara implisit saja,tetapi
kalau kita tafsiri dan kita takwili secara lanjut ternyata makna taharah
sendiri mempunya i makana yang sangat luas.
Saya tuliskan dalam halaman ini
mengutip dari tausiayah dari bapak prof. Dr. Imam suprayogo (manatan rektor uin
malang) bahwasanya taharah adalah sesuatu yang pertama dan utama dalam prosedur
tolabul ilmi. Taharah adalah salah satu kunci suxes untuk menjadi orang yang
nomor satu.
Mari kita sarah i satu-satu makna
satu-satu dari istilah diatas. Siapa tolibul ilmi itu??? Tolibul ilmi adalah
orang yang mencari ilmu baik di sekolah formal maupun non formal, baik
pelajaran di kelas maupun di luar kelas. Yakni siswa,mahasiswa,santri ataupun
maha santri. Siapakah orang yang suxes?? Orang suxes adalah orang yang berhasil
menyelamatkan dirinya dari kecelakaan(madharat) dan menjadi lebih baik dari
hari kemarin dan mereka merupakan orang-orang beruntung karena ada hadist :
من كان
يومه خيرا من امسه فهو رابح. ومن كان يومه مثل امسه فهو مغبون. ومن كان يومه شرا
من امسه فهو ملعون. ( رواه الحاكم
Saudara, taharah dalam makna yang
sangat luas ada 3 macam yakni :
1. Thaharatul fikri
2. Thaharatul qalbi
3. Taharatul jasadi
Thaharatul fikri adalah sesuatu
yang sanagt penting dalam suatu kehidupan seseorang. Karena seseorang dikatakan
merdeka dan diakui sebagai manusia baik secara de jure atau defacto dilihat
dari cara berfikirnya. Apabila cara berfikir manusia tidak suci maka hal ini
akan berkelanjutan pada sikap dan perilaku dalam kehidupan sehari-hari. Tiada
kata sama antara kehidupan seseorang yang bergelar prof. Dr. Kh_ dengan
kehidupan seseorang yang tidak bergelar sama sekali.
Taharatul qalbi adalah penyucian
dan penghambaan seseorang terhadap tuhannya. Taharatul qalbi diikuti rasa ihlas
dan penghambaan terhadap allah selaku tuhan yang maha esa. Keberhasilan memanage
hati(qalbi) berawal dari ibda’ bi nafsi memperbaiki diri dan menghilangkan rasa
dengki, iri dan hasud terhadap orang
lain.
Taharatu jasadi ini yang paling
mudah dilakukan dan tahap paling awal sebelum taharatul qalbi dan taharatul
fikr. Mungkin wujud dari taharatul jasadi ini adalah dengan dawamul wudhu’ dan menghindari
sesuatu yang subhat. Karena barang subhat ini nanti akan berdampak pada hati
seseorang. Jika dalam tubuh terutama hati sesorang telah terkontaminasi
barang-barang haram maka hal ini lah yang menyebabkan mahjubnya ibadah sampai
pada allah.